RumusMenghitung Debit Air - Setiap zat cair yang mengalir pada suatu penampang, pipa misalnya, atau pada sungai maupun selokan, pasti memiliki kecepatan tertentu. Dimana, kecepatan pengisian atau laju volume aliran zat cair biasanya dinyatakan dalam besaran debit air. Ketika musim hujan, pemakaian istilah debit air tentunya seringkali kita
Tatacara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung. 1. Ruang lingkup. 1.1. Standar " Tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung" ini dimaksudkan sebagai pedoman minimal bagi semua pihak yang terlibat dalam perencanaan, pembangunan dan pengelolaan gedung, dan bertujuan
CaraKerja AC Sentral : 1. Air dari cooling tower masuk refrigerator melalui condensor,refrigerator ini difungsikan untuk mendinginkan air panas dari AHU. 2. Dalam refrigerator ini terjadi proses pendinginan air, air panas dari AHU masuk chiller dalam refrigerator diubah menjadi air dingin,yang kemudian air dingin tersebut
Kapasitassistem pemadam kebakaran untuk gedung atau pabrik biasnya mengacu terhadap dua paremeter yaitu pressure dan kapasitas debit air. Kapasitas debit air ini mengacu terhadap performa kapasitas pompa yang didasarkan terhadap luasan daerah yang dapat dicover sitem peadam waktu terjadi musibah.Alat ukur untuk menghitung kapasitas flow rate dari sistem aliran air yang digerakan oleh pompa
CARAMENGHITUNG AC Januari 24th, 2011 by imajinasi. CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN AC AC dihitung dalam satuan BTU (British Termal Unit) RUMUS : KEBUTUHAN AC = LUAS RUANGAN x KOEFISIEN 1 m = 500 BTU/ hour, untuk ruangan dengan tinggi standar 2,5 3,5 m Misal kamar ukuran 34 m : = (34) x 500 BTU/ hour = 12 x 500
Untukmengubah VA ke watt caranya dengan mengkalikan kapasitas pada power factor. Umumnya power factor di Indonesia yaitu 0.8. Sebagai contoh pada stabilizer berkapasitas 10000VA dapat menghasilkan 8000 watt. Namun stabilizer memiliki efisiensi 90% maka penghitungan kapasitas AVR tersebut hanya 90% dari 8000 watt yaitu 7200 watt.
Setelahpara pembaca mengetahui bermacam informasi mengenai cara penempatan, perawatan dan cara pakai APAR, para pembaca juga perlu mengetahui cara menghitung kebutuhan APAR.Dalam penyediaan APAR di setiap ruangan bangunan, tentunya tidak boleh sembarangan, karena akan berpengaruh dalam upaya pemadaman api.. Perlu diketahui para pembaca, jika satu ruangan dengan ruangan lain memiliki kebutuhan
3 Mengetahui bagaimana cara menentukan kapasitas AC(Air Conditioner) yang akan dibutuhkan dengan menggunakan rumus perhitungan kapasitas AC(Air Conditioner). 4. Mengetahui berapa besar ukuran pengaman utama dan besar diameter penghantar 5. Mengetahui bagaimana cara menentukan kapasitas pompa air yang dibutuhkan. 1.4. Manfaat Penelitian
7M3zDfh. Memasang AC memang menjadi perkara penting saat ini, terlebih ketika membangun sebuah gedung di perkotaan. Keberadaan AC menjadi hal yang perlu dipikirkan secara matang, pasalnya memasang AC juga mengharuskan sebuah perhitungan mulai dari kapasitas maupun daya AC. Cara menghitung kapasitas AC gedung ini juga terbilang mudah jika telah memahaminya. Dengan perhitungan yang benar, tentunya AC yang digunakan bisa maksimal dan dirasa manfaatnya. Kebutuhan AC ini pada dasarnya perlu diukur dari 2 faktor yaitu kebutuhan kapasitas AC itu sendiri, dan juga bagaimana tata letak indoor yang menghembuskan angin di ruangan yang ada. Untuk lebih lanjut mengenai bagaimana menghitung kapasitas untuk AC ini, simak ulasannya berikut ini! Mengenal Istilah dalam perhitungan Kapasitas AC Terkadang cara menghitung kapasitas AC gedung memiliki hasil tidak mesti sama. Namun ketika teliti dan tepat dalam menghitung rumus, tentu apa yang diharapkan akan sesuai. Kesesuaian kapasitas dari AC ini tentunya akan memberikan manfaat yang benar-benar maksimal. Dalam perhitungan AC ini terdapat sebuah istilah British Thermal Unit per hour atau yang biasa dikenal BTU/hours. Sistem AC akan membentuk sebuah daya kompresor yang berguna untuk menggerakkan daya yang ada. Disamping itu, terdapat sebuah Istilah satuan tenaga kuda atau lebih dikenal PK yang merupakan singkatan dari Paard Kracht dan selalu digunakan untuk menghitung kapasitas dar AC. Namun pada intinya satuan untuk AC ini yaitu BTU/h. Perhitungan Mengkonversi PK Menjadi BTU/H Agar lebih mudah dalam melakukan perhitungan antara BTU/H dan PK, ada beberapa konversi yang perlu diingat. Konversi tersebut tentu bisa membutuhkan dalam pengukuran sistem daya. Nah, untuk konversi dari PK Ke BTU tersebut, yaitu ½ pk >> BTU/hr, ¾ pk >> Btu/h, 1 pk >> btu/hr, 1 ½ >> btu/hr, 2 pk >> btu/hr, 2 ½ pk>> btu/hr, dan 3 pk >> btu/hr. Biasanya untuk mengukur luas ruangan menggunakan ukuran kaki atau feet. Hal ini sesuai dengan standar British Inggris. Sebagai contoh ketika luas tersebut 2 m, maka hasilnya 6 setengan kaki, dengan acuan 1 m yaitu 3,28 kaki. Melakukan Perhitungan Kapasitas AC Ketika hendak merencanakan untuk memasang sebuah AC, terdapat cara yang sederhana sehingga lebih mudah ketika digunakan untuk menghitung gedung yang kecil. 1 ruangan dihitung dengan luas kira-kira 600 BTU/h, dengan begitu hanya dengan mengkalikan 600 BTU/h dengan luas dari ruangan gedung. Sebagai contoh ketikaa akan memasang AC di sebuah gedung dengan ukuran 20 m x 10 m = 200 m2. Jadi, untuk kapasitas AC yang dibutuhkan yaitu 200x 600 BTU/h = BTU/h. Hal tersebut tentunya jika dikonversikan ke PK bisa dilihat di perbandingan dan hitungan perkalian penyetaraan yang telah ada. Ketika bingung dengan cara tersebut, bisa juga dengan melakukan perhitungan berikut P x T x N x L x A / 60 = Kapasitas BTU Adapun keterangan dari rumus tersebut yaitu P untuk panjang ruangan dalam satuan feet T untuk tinggi ruangan N besarnya dilihat dari insulasi yang ada. Ketika ruangan berada di lantai dasar atau bawah, biasanya menggunakan nilai 10, jika ruangan tidak berinsulasi maka menggunakan nilai 18. L untuk lebar ruangan yang hendak dipasang E untuk nilai 16 jika ruangan menghadap ke Utara, ketika menghadap ke Timur, maka nilai yang digunakan 17. Jika ruangan yang ada menghadap ke Selatan, nilainya 18 serta 20 jika menghadap ke Barat. Yang perlu diperhatikan dari cara menghitung kapasitas AC gedung ini yaitu, kapasitas yang ada harus lebih tinggi dibandingkan dengan panas ruangan yang hendak dipasangkan. Dengan kata lain ketika hasil perhitungan BTU/h, maka harus dinaikkan semisal BTU/h atau yang lainnya. Author Profile Selama bekerja sebagai ahli HVAC, saya mulai memperhatikan kurangnya sumber daya online yang khusus membahas topik HVAC. Saya menyadari bahwa masih banyak orang yang tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang sistem HVAC dan bagaimana memilih, merawat, dan memperbaikinya. Itulah saat saya memutuskan untuk menggabungkan dua minat saya yang kuat HVAC dan menulis. Menjadi seorang penulis blogger HVAC telah memberi saya kesempatan untuk menggabungkan minat saya dalam teknologi dan penulisan, sambil memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam industri HVAC dan terus menginspirasi orang-orang dengan tulisan-tulisan saya yang informatif dan bermanfaat. Latest entries ac ac split Cara Menghitung Kapasitas AC Gedung agar Efisien dalam Penggunaan
Pemasangan AC pada suatu gedung atau ruangan harus mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya adalah kapasitas atau PK AC yang akan digunakan. Cara menghitung kapasitas AC gedung atau ruangan ini juga sebetulnya tak sulit. Kali ini akan dibahas lebih lengkap mengenai cara menentukan kapasitas AC yang sesuai dengan kebutuhan suatu gedung atau ruangan. Mengapa Harus Disesuaikan? Banyak juga yang belum paham bahwa kapasitas AC yang dapat dibeli berbeda-beda. Setiap tipe atau produk AC memiliki kapasitas yang tidak sama, ditunjukkan oleh nomor PK-nya. Penting sekali untuk memperhatikan angka PK sebelum membeli dan memasang AC. Lalu, mengapa harus dilakukan penyesuaian antara kapasitas dan ukuran ruang gedung atau ruangan? Pertama, penyesuaian kapasitas AC dan ukuran ruang dibutuhkan untuk memastikan penggunaan daya listrik berjalan efisien. Bayangkan, secara logika ruangan yang berukuran kecil akan jauh lebih mudah untuk didinginkan. Kapasitas AC yang rendah dirasa cukup untuk mendinginkan ruangan yang berukuran kecil. Jika digunakan AC berkapasitas besar justru akan membuang-buang daya dan boros listrik. Selanjutnya, penyesuaian ini dibutuhkan agar proses pendinginan ruangan juga berjalan efektif. Untuk ruangan yang luas, maka tak akan efektif jika menggunakan AC dengan kapasitas yang rendah. Proses pendinginan ruang akan membutuhkan waktu lama sehingga dirasa tidak efektif dan tidak menguntungkan. Lanjut ke cara menghitung kapasitas AC gedung maupun ruangan. Penghitungan ini bisa dilakukan dengan memakai rumus sederhana yaitu panjang ruangan x lebar ruangan x 550 BTU. Apa itu 550 BTU? Ini merupakan jumlah kalori yang terdapat di tubuh manusia serta kalori panas yang terdapat di dalam suatu ruangan. Sebagai contoh, ada sebuah ruangan dengan ukuran 5 x 6 meter. Lalu, berapa besar kapasitas AC yang dapat digunakan untuk mendinginkan ruangan ini? Perhitungannya adalah sebagai berikut 5 x 6 x 550 BTU = Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui berapa besarnya PK AC yang dibutuhkan agar ruangan bisa dingin optimal. Ruang dengan ukuran luas 30 m3 membutuhkan AC dengan 2 PK. Diketahui bahwa 2 PK Ac dapat menghasilkan BTU sehingga efektif untuk dipasang di ruangan tersebut. Lalu bagaimana dengan ukuran ruang yang lainnya? Tentu tinggal dihitung saja dengan menggunakan rumus yang sama kemudian hasilnya bisa dijadikan acuan. Berikut adalah informasi jumlah PK dengan kemampuannya 1/2 PK AC BTU 3/4 PK AC BTU 1 PK AC BTU 1,5 PK AC BTU 2 PK AC BTU Perhitungan menggunakan rumus dan panduan tersebut akan mempermudah untuk menentukan jenis AC yang akan dipakai. Perhatikan juga kondisi ruangan atau gedung yang akan dipasangi AC. Konsultasikan terlebih dahulu jika dirasa hasil perhitungan ini tidak tidak begitu efektif. Pertimbangan Pemilihan AC Selain menentukan kapasitas AC lewat perhitungan tadi, ada beberapa hal yang juga perlu dipertimbangkan dalam pemilihan AC. Apalagi untuk pemakaian pada jenis ruangan yang besar seperti gedung. Pastikan tipe AC yang dipilih bisa memenuhi kebutuhan dan memberikan kenyamanan optimal. Berikut adalah beberapa hal yang wajib dipikirkan terlebih dahulu Biaya Merek AC Kemudahan klaim garansi dan perawatan Kelengkapan fitur Kecepatan mendinginkan ruangan Kualitas eco-friendly Itulah pembahasan singkat mengenai cara menghitung kapasitas AC gedung atau ruangan. Pastikan untuk memperhatikan kondisi ruangan yang akan dipasangi AC. Cari referensi berbagai jenis produk AC sebagai perbandingan agar bisa menemukan produk terbaik. Author Profile Selama bekerja sebagai ahli HVAC, saya mulai memperhatikan kurangnya sumber daya online yang khusus membahas topik HVAC. Saya menyadari bahwa masih banyak orang yang tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang sistem HVAC dan bagaimana memilih, merawat, dan memperbaikinya. Itulah saat saya memutuskan untuk menggabungkan dua minat saya yang kuat HVAC dan menulis. Menjadi seorang penulis blogger HVAC telah memberi saya kesempatan untuk menggabungkan minat saya dalam teknologi dan penulisan, sambil memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam industri HVAC dan terus menginspirasi orang-orang dengan tulisan-tulisan saya yang informatif dan bermanfaat. Latest entries ac ac compresser ac how to ac repair ac review ac service ac split Panduan Cara Menghitung Kapasitas AC Gedung
UPDATE 1 Kalau mau respon cepat, selain menghubungi nomer telepon toko di 021 737 5155 / 737 5156 / 737 5157 / 7369 0753 anda dapat menghubungi nomor WA team sales kami ya di Anda dapat menghubungi kami sekarang baik melalui halaman contact us, lewat email ke [email protected] ataupun menghubungi hotline kami di 021 737 5155, 737 5156, 7369 0753 atau gunakan semua cara yang ada diatas baik lewat FB, IG, YM atau WA yah. National Elektronik kali ini memberikan tips cara menghitung kebutuhan AC untuk ruangan anda karena masih banyak sekali customer kami yang tidak tahu cara menghitung penggunaan kapasitas AC untuk ruangan mereka dan hanya mengira-ngira saja berapa PK kebutuhan AC untuk ruangan tersebut. Rumus menghitungnya ada 2. Ada yang lebih njelimet, ada yang lebih simple. Rumus pertama cara menghitung kebutuhan ac yang ngejelimet adalah seperti ini Panjang x Lebar x Tinggi Ruangan x Faktor 1 x 37 + Jumlah orang x Faktor 2 Angka Faktor 1 adalah untuk kamar tidur = 5, untuk kantor atau living room = 6, dan untuk restoran atau salon atau warnet atau mini market = 7 Angka Faktor 2 adalah untuk orang dewasa = 600Btu, untuk anak-anak = 300Btu Oke kita akan lihat contohnya untuk ruangan kamar tidur panjang 3m, lebar 3m dan tinggi ruangan dan akan ditinggali oleh 2 orang dewasa misalnya. Perhitungannya jadi seperti ini 3 x 3 x 2,5 x 5 x 37 + 2 x 600 = + = Btu Ribet kan? Rumus kedua untuk menghitung kebutuhan ac jauh lebih simple, dan rata-rata lebih umum digunakan untuk menghitung kebutuhan AC walaupun tidak se-akurat rumus pertama. Rumus kedua ini hanya panjang ruangan dikali lebar ruangan dikali antara 500 Btu sampai 1000 Btu tergantung lokasi, lantai dasar atau lantai atas, arah sinar matahari dan tingkat suka dingin. Begini kira-kira perhitungan kebutuhannya Dikali 500 Btu bila – AC hanya dipasang untuk koridor kantor, koridor lift, dan tempat yang memang ga butuh dingin sama sekali. Atau mau dipasang di kamar tapi INGIN SET SUHU HANYA 26 ATAU 27 DERAJAT SAJA. Kami sih pokoknya tidak rekomen sama sekali perkalian 500 Btu di jaman NOW yah… Tau sendiri sekarang negara kita Indonesia tercinta ini makin lama makin panas aja suhu luar ruangannya… Dikali 600 Btu bila – Perkalian standard jaman NOW, dengan kamar di lantai dasar tapi ada yang kena matahari, atau di lantai 2 tapi tidak kena matahari, ditinggali maksimal 2 orang dewasa, mau pasang AC suhu 25 derajat atau 26 derajat. Dengan kondisi siang hari paling mentok suhu ruangan sekitar 25 sampai 26 derajat ya. Kalau dini hari mungkin bisa menyentuh 24 derajat atau kurang tergantung suhu luar ruangan juga. Dikali 700 Btu bila – kamar di lantai dasar tapi ada jendela besar atau banyak jendela dan tembok kamar kena matahari siang/sore, kamar di lantai atas dan kena sinar matahari, ditinggali lebih dari 2 orang dewasa di dalam kamar, yang tinggal suka dingin dan maunya suhu kamar bisa 23 derajat di malam hari atau bahkan 22 derajat saat dini hari. Dan siang hari suhu pasti bisa menyentuh 25 derajat juga atau bahkan kurang dari itu. Dikali 800 Btu bila – kamar atapnya adalah dak cor beton atau bahan asbes, jadinya panas sekali kamarnya saat siang hari, atau memang suka banget dingin mau suhu dibawah 22 derajat pada dini hari, mau suhu 24 derajat di siang hari. Dikali 1000 Btu bila – memang berharap mau pake selimut tebal baik di siang hari maupun di malam hari. Karena kalo ga selimutan ga bisa tidur… ada loh customer kami yang memang mintanya seperti itu… baik siang maupun malam harus selalu pakai selimut teballll Atau kondisinya seperti restoran The Garden di PIK. Itu perhitungan PK ACnya dikali 1000 karena di hari siang bolong mereka mau restoran tetep dinginnnnn padahal atap restorannya banyak terbuat dari kaca sehingga sinar matahari banyak masuk ke dalam restoran dan dalam kondisi restoran full ACnya dinginnnnnn… Ngga… saya ga dibayar sama restorannya buat promosiin mereka. Cuman cerita aja karena yang masang AC disana saya kenal siapa orangnya huehuehuehue… Contoh ruangan 3m x 3m = 9m2 x 600Btu = Nah berarti untuk mendinginkan ruangan sebesar 3m x 3m dibutuhkan MINIMAL AC 1/2 PK karena AC 1/2 PK memiliki BTU sebesar 5000. Dan AKAN JAUH LEBIH BAIK jika menggunakan AC 3/4PK terutama kalau menggunakan AC Inverter. Kemudian apabila besar ruangan adalah 3m x 4m, maka jumlah Btu yang dibutuhkan adalah 12 x 600 = Angka ini adalah salah satu angka keramat dan salah satu besar ruangan yang paling lazim untuk kamar tidur selain 3m x 3m. Nah untuk ruangan 3m x 4m, Btu yang dibutuhkan adalah jadi memang harus pakai minimal 3/4PK dan AKAN JAUH LEBIH BAIK jika menggunakan 1PK Inverter juga. Ini adalah alasan kenapa ruangan 3×4 harus menggunakan AC 1PK, walaupun kalau pake AC 3/4PK ruangan juga tetap masih bisa dingin walau waktu yang dibutuhkan akan jauh lebih lama. 1. Kalau anda tetap memakai AC 3/4 PK, ya ruangan tetap bisa dingin tapi AC tersebut harus bekerja 100% dengan Kecepatan Fan maksimum dan suhu remote 16 derajat misalnya baru ruangan bisa terasa dingin, terutama di siang hari apalagi bila di kamar tersebut ada jendela yang menghadap barat dimana sinar mentari siang menuju sore sedang panas-panasnya, AC tersebut pasti tidak tahan lama karena kinerja kompressor yang harus terus harus maksimal. Ini pun akan berdampak pada konsumsi listrik yang semakin boros karena kompressor akan lebih banyak hidup daripada mati. Dan pada saat kompressor menyala konsumsi listrik sebesar PK AC akan terus terkonsumsi contoh 3/4PK konsumsi listriknya 600 Watt atau 530 Watt untuk tipe Low Watt 2. Kalau anda memakai AC 1 PK, anda cukup menggunakan kecepatan Fan sedang, suhu remote 24 derajat dan ruangan sudah terasa dingin. Ini akan berdampak langsung pada konsumsi listrik AC tersebut, walaupun AC 1PK menggunakan listrik sebesar 780 Watt atau 660 Watt untuk tipe Low Watt tetapi kompressor akan lebih sering mati dan tidak perlu bekerja maksimal sehingga akan memperpanjang umur AC itu sendiri. 3. Perbedaan harga AC 3/4 PK dan 1 PK hanya sekitar 150 ribu-an Rupiah. Bukannya beda sampai 500 ribu. Jadi tidak ada alasan lain untuk ruangan 3 x 4 anda masih menggunakan AC 3/4PK. Memang di depan anda berhemat 150-an ribu, tapi dalam bulan berjalan pemakaian listrik anda kami jamin akan lebih hemat bila anda menggunakan AC 1 PK apalagi bila dinyalakan ber jam-jam setiap harinya. Contoh berikutnya adalah bila ruangan anda besarnya 4m x 4m… Btu yang dibutuhkan adalah 16 x 600 = AC 1PK Btu-nya 9000, AC Btu-nya Jadi pake AC yang manaaaaaa…. silakan dijawab sendiri 🙂 Pokoknya yang perlu diingat AC 1/2 PK Btu ~ 5000 AC 3/4 PK Btu ~ 7000 AC 1 PK Btu ~ 9000 AC PK Btu ~ AC 2 PK Btu ~ AC PK Btu ~ Nah bila Btu yang dibutuhkan adalah mungkin AC PK masih cukup untuk mendinginkan ruangan tanpa terlalu membebani kinerja kompressor. Namun bila Btu yang dibutuhkan ruangan sudah diatas maka saran kami dibutuhkan AC 2 PK dengan Btu agar pemakaian listrik lebih hemat dan kinerja kompressor tidak terlalu berat. Rumus perhitungan kami berlaku untuk ruangan dengan tinggi langit-langit ruangan standard ya, yaitu sekitar 3m. Diatas itu setiap meter ketinggian eternit / langit-langit akan dibutuhkan 1000 Btu lagi. Kemudian Rumus tersebut diatas juga berlaku untuk penggunaan pipa standard sampai dengan 10 meter. Bila contoh AC 1/2 PK tapi berhubung jarak indoor dan outdoor harus mencapai 13 atau 15 meter bahkan lebih hal ini biasa terjadi bila ada pemasangan AC di ruko dimana unit indoor berada di lantai 1, unit outdoor ada di dak atas lantai 4 maka kami menyarankan agar PK AC dinaikan menjadi 3/4 PK atau bahkan 1 PK bila ruangannya juga terdapat jendela besar dan terpapar sinar matahari langsung. Nah bila anda ingin menggunakan AC Inverter, pastikan Btu AC-nya lebih besar dari kebutuhan ruangan yah. Jadi contoh bila ruangan kamar ukuran 4×4 kan kebutuhan ruangan Btu. Kami sungguh sangat menyarankan penggunaan AC Inverter dibanding 1PK. Mengapa? Karena kalau kita melihat cara kerja AC Inverter dimana bila suhu ruangan sudah mendekati suhu remote maka Watt AC Inverter akan bisa turun bahkan hingga ke Watt minimal, nah di ruangan 4×4 kalau kita pakai AC Inverter kan akan lebih cepat tercapai, dan kinerja kompressor tidak perlu ngoyo mencapai suhu yang diinginkan misalnya 24 derajat atau 25 derajat. Watt AC Inverter akan bisa lebih cepat mencapai watt minimalnya yang tentunya akan berimbas langsung dengan konsumsi listrik rumah/kantor anda. Oke kira – kira begitulah cara menghitung kebutuhan AC untuk ruangan anda. Kami harap dari artikel – artikel kami, anda sebagai customer kami akan lebih pintar dalam memilih dan menggunakan AC. Oleh karena itu, jangan ragu lagi untuk mempercayakan pembelian, pemasangan maupun service AC Panasonic atau AC Daikin anda kepada kami. Kami berjanji memberikan pelayanan yang terbaik bagi anda dengan harga yang kompetitif. Hubungi kami sekarang baik melalui email ke [email protected] ataupun menghubungi hotline kami di 021 737 5155 – 56 – 57 atau lewat WA Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya yang tentu saja menarik, jujur, dan penuh dengan informasi yang berguna seputar AC Panasonic, AC Daikin, AC Gree maupun AC secara general. kami bisa list dibawah ini ya 1. Apakah perlu isi ulang Freon AC? 2. Apakah AC Inverter benar – benar bagus dan hemat listrik? 3. Cara menggunakan AC agar awet dan hemat listrik 4. Cara menghitung kebutuhan PK AC sesuai ruangan 5. Semua yang harus anda tahu tentang AC Low Watt dan AC Inverter 6. Mengapa Ongkos pasang AC Freon R32 lebih mahal? 7. Perbedaan Freon R22, R32 dan R410A 8. Penyebab AC kurang dingin atau AC tidak dingin 9. Perbedaan Tipe AC Daikin 10. Harga AC Daikin 2020 11. Perbedaan tipe AC Panasonic 12. Harga AC Panasonic 2020 13. Brosur AC Daikin 14. Pengangkatan National Elektronik sebagai Daikin AC Shop 15. Tips dan trik menggunakan AC Inverter 16. AC Daikin Multi S 17. Testimoni AC Daikin di Kaskus 18. Emang AC Gree bagus? Kan buatan China 19. Harga AC Gree 2020 20. Tipe AC Gree apa saja dan perbedaannya 21. Bocoran AC Gree 2019 22. Launching AC Daikin Line Up 2018 23. Review Daikin Inverter Flash 1PK FTKQ25SVM4 24. Apaan sih COP dan EER itu? 25. AC Panasonic si Biru CS-LN Series 26. Pindah AC jadi ga dingin? 27. AC Multi Split Panasonic 28. Air Purifier Daikin Artikel dibuat oleh Samuel R. Lumentut Dipl. Ing,- Follow me on Instagram and Twitter samuellumentut National Elektronik Artikel di update terakhir pada tanggal 20 April 2020