MenurutRasulullah saw. pemberian terbaik dari orangtua kepada anaknya adalah pengajaran adab (akhlak) yang baik. Maka, wajib bagi para orangtua untuk meneladankan dan mengajarkan akhlak dan adab yang baik kepada anak-anaknya sejak mereka kecil. Adab di sini mencakup adab kepada Allah, orangtua, guru, teman, tetangga, dan lainnya. Dalamhal ini orang tua disarankan membiasakan anak untuk melakukan hal-hal yang positif, karena dengan proses pembiasaan, akan muncul perilaku yang relatif menetap dan otomatis, yang menjadi kebiasaan dan karakter anak (Muhibbin Syah, 2010). Setiap orang tua dan semua guru ingin membina anak agar menjadi orang yang baik, Viewflipping ebook version of ADAB TERHADAP ORANGTUA DAN GURU published by penilestari33 on 2022-04-26. Interested in flipbooks about ADAB TERHADAP ORANGTUA DAN GURU? • Kelak anak anaknya juga akan berbakti kepadanya • Ridhla Allah terletak pada ridhla Membantu atau menolong orang tua bila mereka membutuhkan. • Guru IniHal Mendasar yang Membedakan Orang Tua Murid Dahulu dan Sekarang terhadap Guru di Sekolah. Ini Hal Mendasar yang Membedakan Orang Tua Murid Dahulu dan Sekarang terhadap Guru di Sekolah. Pendidikan. By Majidatun Ahmala On Feb 15, t3SZwXG. - Bagaimana adab kita kepada orang tua? - Bagaimana adab kita kepada guru? -Sebutkan macam-macam akhlak kita terhadap guru?1. - Bagaimana adab kita kepada orang tua? - Bagaimana adab kita kepada guru? -Sebutkan macam-macam akhlak kita terhadap guru?2. 2. Mengapa kesusesan seorang siswa adalah tergantung dari kesungguhan ia belajar dan sikap dia terhadap guru dan orang tua? 3. bagaimana adab seorang siswa terhadap guru? 4. Bagaimana adab seorang anak terhadap kedua orang tuanya dalam memperoleh ilmu pengetahuan?3. yang dimaksud dengan birrul walidain? setiap anak wajib menghormati orangtuanya? adab-adab terhadap orang tua! pengertian Guru!​4. apa dampak tentang adab terhadap orang tua dan guru5. sebutkan adab terhadap orang tua dan guru​6. Puisi tentang adab terhadap orang tua dan guru7. sebutkan adab terhadap orang tua dan guru​8. Sebutkan 5 contoh adab anak patuh terhadap orang tua dan sebutkan 5 contoh adab murid patuh terhadap guru9. anak yang tidak beradab kepada orang tua tarmasuk anak yang​10. Ada yang tau adab kpd orang tua dan guru?11. pengertian adab terhadap guru dan orang tua12. yang dimaksud dengan birrul walidain? setiap anak wajib menghormati orangtuanya? adab-adab terhadap orang tua! pengertian Guru!​13. menjelaskan pengertian adab kepada orang tua dan guru14. Sebagai seorang anak, bagaimana adabkita terhadap orang tua?​15. Ringkasan "Adab Seorang Muslim Terhadap Orang Tua dan Guru"16. hadits tentang adab anak terhadap orang tua​17. 1. apa manfaat yang akan diperoleh oleh orang-orang yang mencari ilmu? 2. Mengapa kesusesan seorang siswa adalah tergantung dari kesungguhan ia belajar dan sikap dia terhadap guru dan orang tua? 3. bagaimana adab seorang siswa terhadap guru? 4. Bagaimana adab seorang anak terhadap kedua orang tuanya dalam memperoleh ilmu pengetahuan?18. pengertian adab terhadap orang tua dan guru??19. mensimulasikan adab kepada orang tua dan guru20. sebutkan hikmah beradab kepada orang tua dan guru 1. - Bagaimana adab kita kepada orang tua? - Bagaimana adab kita kepada guru? -Sebutkan macam-macam akhlak kita terhadap guru? mereka sebagai orang yg memelihara kita dan bersikap baik kpdnya karena restu allah adalah restu orang Guru dgn sopan kpdnya dan sungguh menghargainya karena dia la yg memberikan pengetahuan kpd kita 2. 2. Mengapa kesusesan seorang siswa adalah tergantung dari kesungguhan ia belajar dan sikap dia terhadap guru dan orang tua? 3. bagaimana adab seorang siswa terhadap guru? 4. Bagaimana adab seorang anak terhadap kedua orang tuanya dalam memperoleh ilmu pengetahuan?Jawaban 2. karena kita sukses dari doa orang tua kita dan bapak ibu guru kita3. tidak melawan kpd guru harus mendengarkan kata kata guru yang baik4. tidak melawan kpd orang tua kita sebab kita melawan kita tak akan bisa meraih cita cita kitaPenjelasan semoga membantu 3. yang dimaksud dengan birrul walidain? setiap anak wajib menghormati orangtuanya? adab-adab terhadap orang tua! pengertian Guru!​JawabanBirrul Walidain Arab بر الوالدين adalah bagian dalam etika Islam yang menunjukan kepada tindakan berbakti berbuat baik kepada kedua orang tua. Yang mana berbakti kepada orang tua ini hukumnya fardhu wajib ain bagi setiap Muslim, meskipun seandainya kedua orang tuanya adalah non muslim wajib mentaati setiap perintah dari keduanya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan perintah Allah.[1][2] Birrul walidain merupakan bentuk silaturahim yang paling Islam tidak saja ditekankan harus menghormati kedua orang tua saja, akan tetapi ada akhlak yang mengharuskan orang yang lebih muda untuk menghargai orang yang lebih tua usianya dan yang tua harus menyayangi yang muda,[3][4] seorang ulama dalam bukunya juga menjelaskan hal yang serupa.[5] Dalam segala kegiatan umat Islam diharuskan untuk mendahulukan orang-orang yang lebih tua usianya, penjelasan ini berdasarkan perintah dari Malaikat Jibril,[6] karena dikatakan bahwa menghormati orang yang lebih tua termasuk salah satu mengagungkan Allah.[7]Akhlak ini telah dilakukan oleh para sahabat, mereka begitu menghormati terhadap yang orang yang lebih tua meskipun umurnya hanya selisih satu hari atau satu malam,[8][9] atau bahkan lahir selisih beberapa menit saja.[10]Alasan seorang anak atau seorang manusia harus menghormati kedua orang tua mereka ayah dan ibu adalah karena orang tua merupakan orang yang paling berjasa bagi kehidupan seseorang. Jasa kedua orang tua tidak dapat dibalas dengan harta atau materi membantah perkataan orang tua yang menyuruh dalam dengan orang tua dengan izin atau pamitan kepada orang tua ketika hendak keluar tangan kedua orang tau ketika baru tiba dirumah dan pada saat keluar dari adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. ... Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang Y kalo salah 4. apa dampak tentang adab terhadap orang tua dan guruJawabanDinilai orang baik dan di hargai dan di hormati orang lain 5. sebutkan adab terhadap orang tua dan guru​Adab terhadap orang tua antara lain adalah Tidak membantah perkataan orang tua yang menyuruh dalam kebaikan Berbicara dengan orang tua dengan sopan Meminta izin atau pamitan kepada orang tua ketika hendak keluar rumah Mencium tangan kedua orang tau ketika baru tiba dirumah dan pada saat keluar dari rumahSegera melakukan perintah orang tua dalam hal kebaikan Merawat kedua orang tau ketika mereka sedang sakit atau ketika sudah tuaPembahasan Adab terhadap guru antara lain adalahMendengar penjelasan guru dengan baik Tidak menyela penjelasan guru Bertanya ketika guru mempersilahkan untuk bertanya Menghargai dan menghormati guru ketika jumpa Mencium tangan guru setelah selesai guru mengajarPelajari lebih lanjutMateri tentang kebalikan dari sikap birrul walidain, di link tentang contoh sikap berbakti kepada guru yang berbeda kayakinan agamanya dengan kita, di link tentang alasan seseorang harus berbakti kepada orang tua dan kepada guru, di link tentang contoh perilaku berbakti kepada guru yang berbeda keyakinan, di link tentang kaitan ketauhidan dengan perilaku berbakti kepada dua orang tua dan guru, di link jawabanKelas XMata pelajaran AgamaBab Sayang, Patuh dan Hormat Kepada Orang Tua dan GuruKode soal 6. Puisi tentang adab terhadap orang tua dan guruJawabanhanya dengan etika,hanya bersama pelita,persembahan buat orang tua dan guru,tanpa rasa ragu,tak ada permata yang menandingimu 7. sebutkan adab terhadap orang tua dan guru​Jawaban-sopan-menghargai-menghormatiPenjelasanmaaf klo salah 8. Sebutkan 5 contoh adab anak patuh terhadap orang tua dan sebutkan 5 contoh adab murid patuh terhadap guruJawabanadab anak patuh terhadap orang tua-harus menghormati nya-harus mengerjakan apa yang di printahkan -sopan-tidak boleh membangkang-tidak boleh berbicara keraskasar kepada orang tuakepada guru-senyum-sapa -salam-sopan-santun 9. anak yang tidak beradab kepada orang tua tarmasuk anak yang​JawabandurhakaPenjelasansemoga membantumaaf kalo salahJawabanDurhakamaaf jiga salah semoga membantu 10. Ada yang tau adab kpd orang tua dan guru? adab kepada orangtua adalah adab yang mematuhi dan melaksanakan perintah dari orangtua . bisa berwujud nasihat/ajaran yang harus dilaksanakan..adab kepada guru adalah menghormati dan melaksanakan perintah dan ajaran yang telah dipelajari selama ini,– Seorang anak dilarang membentak, memarahi atau bersuara keras terhadap kedua orang tua. – Lebih bertambah umur kedua orang tua, hendaknya lebih diperhatikan oleh 1 Mendo’akan rahmat bagi keduanya 2 Memohon ampun atas dosa – dosa keduanya 3Melaksanakan janjinya yang belum dilaksanakan 4Menyambung shillaturrahmi kepada sahabat – sahabat orang tua. 11. pengertian adab terhadap guru dan orang tuaAdab terhadap guru dan orang tua adalah pola sikap/perilaku kita terhadap guru dan orang tua. Semoga Membantu 12. yang dimaksud dengan birrul walidain? setiap anak wajib menghormati orangtuanya? adab-adab terhadap orang tua! pengertian Guru!​Jawaban Walidain Arab بر الوالدين adalah bagian dalam etika Islam yang menunjukan kepada tindakan berbakti berbuat baik kepada kedua orang tua. orang tua merupakan orang yang paling berjasa bagi kehidupan seseorang. Jasa kedua orang tua tidak dapat dibalas dengan harta atau materi membantah perkataan orang tua yang menyuruh dalam dengan orang tua dengan izin atau pamitan kepada orang tua ketika hendak keluar tangan kedua orang tau ketika baru tiba dirumah dan pada saat keluar dari melakukan perintah orang tua dalam hal adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. SEMOGA MEMBANTU. 13. menjelaskan pengertian adab kepada orang tua dan guruA. ADAB KEPADA ORANG TUAOrang tua merupakan orang yang secara jasmani menjadi asal keturunan anak, orang tua merupakan sosok yang paling dekat hubungannya dengan anaknya. Pengorbanan orang tua sungguh tiada tara, mereka mendidik kita dan menyerahkan hidupnya untuk keselamatan mengajarkan agar seorang anak untuk selalu menaati orang tuanya selama tidak bertentangan dengan agama. Dalam Al-Qur’an Allah sering mengiringkan perintah ta’at kepada-Nya diikuti dengan berbuat baik pada orang tua, karena merekalah tangan kedua setelah Allah. Sebagaimana Firman Allah swt. dalam surah An-Nisa’ ayat 36 sebagai berikut.Artinya “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu memperekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” QS. An-Nisa 436.Dalam ayat tersebutm dijelaskan bahwa kita diwajibkan beribadah kepada Allah swt., juga berbuat baik kepada orang tua. Terutama seorang Ibu yang secara khusus Allah menyebutkan betapa berat mendidik anaknya, sejak dalam kandungan, melahirkan, menyusui, serta mendidik ke tahap karena itu, ketika Rasulullah saw. ditanya, kepada siapa lebih awal berbuat baik? Beliau menjawab “kepada Ibumu, lalu Ibumu, dan Ibumu baru kemudian kepada bapakmu.”Selanjutnya Allah swt. memerintahkan bersyukurlah atas ni’mat iman dan ihsan serta bersyukurlah kepada orang tua mu atas ni’mat tarbiyyah pendidikan. Karena keduanya penyebab adanya kamu dan karena pendidikan mereka yang baik sehingga menjadi harus selalu berbuat baik kepada kedua orang, sebagaimana Firman Allah dalam surah Luqman ayat 14.Artinya “Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu” QS. Luqman 3114.Dan yang harus menjadi pertimbangan adalah pendidikan dan kasih sayang orang tua terhadap anaknya tidaklah hanya dua tahun. Sebagaimana tuntunan Al-Qur’an, pendidikan anak diberikan sampai sang anak dewasa, bahkan sampai sang anak berkeluarga, seorang ibu pun sering membimbing perlu diperhatikan, jika kedua orang tua membawa kita untuk kekufuran dan syirik kepada Allah swt., maka tidak perlu untuk di ta’ tetapi, tetaplah bergaul dalam urusan dunia baik dengan baik dan Ihsan sekalipun mereka musyrik. Karena kekufuran , mereka terhadap Allah, tidaklah menghilangkan kelelahannya dalam mendidik anak-anaknya, maka wajarlah jika Allah memerintahkan kita untuk merawat kedua orang tua kita pada masa tuanya ditunjukkan dalam firman Allah swt. QS. Al-Isra ayat 23 Dan Tuhanmu menetapkan bahwa janganlah kamu menyembah melainkan kepada-Nya dan berbuat baiklah kepada ibu bapak. Dari penjelasan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa adab kepada orang tua yang masih hidup adalah sebagai berikut Jangan berkata kasar yang dapat menyakiti perasaan kedua orang baik, sopan dan santun kepada kedua orang tuaBertanggung jawab atas kehidupan dan kesejahteraannya di hari tuanyaMerendahkan diri di hadapan kedua orang membentak atau memarahi kedua orang tuaB. ADAB KEPADA GURUGuru merupakan orang tua kedua’ kita, merekalah yang berjasa dalam mendidik kita setelah orang tua, Ilmu yang kita peroleh saat ini tidak lepas dari peranan seorang guru, seseorang dapat membedakan baik dan buruk karena ilmu. Islam meletakkan ilmu di atas yang lainnya, dan Islam juga meninggikan derajat orang yang berilmu dibanding yang sabda Rasulullah saw. yang artinya “Umamah Al-Bahili berkata bahwasannya Rasulullah saw. bersabda “Kelebihan orang alim ulama atas ahli ibadah seperti kelebihanku atas orang yang paling rendah di antara kamu. Kemudian Baginda besabda lagi Sesungguhnya para malaikat dan penduduk langit dan bumi hingga semut dalam lubangnya serta ikan bersalawat berdoa untuk orang-orang yang mengejar kebaikan kepada manusia” HR. Imam Tirmidzi.Selain itu biasanya Orang tidak memiliki banyak waktu untuk mengajarkan berbagai macam ilmu kepada anaknya, maka dari itu peran guru adalah mengajarkan berbagai macam ilmu. Setelah hormat dan ta’at kepada orang tua, setiap muslim wajib hormat dan menghargai gurunya, karena gurunya merupakan orang yang perannya sangat penting dalam mendidik kita. Oleh karena itu, sudah seharusnya seorang siswa menghargai dan menghormati gurunya Sebagaimana diperintahkan dalam sabda Nabi Muhammad saw. orang-orangArtinya muliakanlah orang-orang yang telah memberikan pelajaran kepadamu. HR. Abu Hasan. 14. Sebagai seorang anak, bagaimana adabkita terhadap orang tua?​Jawabanmenghormati dan patuh kepada orng tuaJawabanhormattidak melawan menaati aturan yang dibuat orang tuamembantu orang tuadllPenjelasansemoga membantu 15. Ringkasan "Adab Seorang Muslim Terhadap Orang Tua dan Guru"Jawaban menghormati orang tua, sopan,ramah mendengarkan nasehat orangtua, kalau dikasi tau orang tua dilarang berkata AH , contohnya ah males.. 16. hadits tentang adab anak terhadap orang tua​JawabanTidak meninggikan suara ketika berbicara dengan orang tua,sholeh terhadap orang tua Penjelasan 17. 1. apa manfaat yang akan diperoleh oleh orang-orang yang mencari ilmu? 2. Mengapa kesusesan seorang siswa adalah tergantung dari kesungguhan ia belajar dan sikap dia terhadap guru dan orang tua? 3. bagaimana adab seorang siswa terhadap guru? 4. Bagaimana adab seorang anak terhadap kedua orang tuanya dalam memperoleh ilmu pengetahuan?Jawaban1. mencari ilmu itu wajib bagi muslim dan muslimat, karena dengan ilmu kita dapat beribadah sesuai tuntunan agama, dengan ilmu kita bisa menjadi kholifah yang sesuai tujuan diciptakannya manusia. 18. pengertian adab terhadap orang tua dan guru?? Sopan santun kpda ortu dan grusopan santun,menghormati nya 19. mensimulasikan adab kepada orang tua dan guru KEPADA ORANG TUA Orang tua merupakan orang yang secara jasmani menjadi asal keturunan anak, orang tua merupakan sosok yang paling dekat hubungannya dengan anaknya. Pengorbanan orang tua sungguh tiada tara, mereka mendidik kita dan menyerahkan hidupnya untuk keselamatan anaknya. Islam mengajarkan agar seorang anak untuk selalu menaati orang tuanya selama tidak bertentangan dengan agama. Dalam Al-Qur’an Allah sering mengiringkan perintah ta’at kepada-Nya diikuti dengan berbuat baik pada orang tua, karena merekalah tangan kedua setelah Allah. Sebagaimana Firman Allah swt. dalam surah An-Nisa’ ayat 36 sebagai berikut. Artinya “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu memperekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” QS. An-Nisa 436. Dalam ayat tersebutm dijelaskan bahwa kita diwajibkan beribadah kepada Allah swt., juga berbuat baik kepada orang tua. Terutama seorang Ibu yang secara khusus Allah menyebutkan betapa berat mendidik anaknya, sejak dalam kandungan, melahirkan, menyusui, serta mendidik ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu, ketika Rasulullah saw. ditanya, kepada siapa lebih awal berbuat baik? Beliau menjawab “kepada Ibumu, lalu Ibumu, dan Ibumu baru kemudian kepada ADAB KEPADA GURUguru merupakan orang tua kedua’ kita, merekalah yang berjasa dalam mendidik kita setelah orang tua, Ilmu yang kita peroleh saat ini tidak lepas dari peranan seorang guru, seseorang dapat membedakan baik dan buruk karena ilmu. Islam meletakkan ilmu di atas yang lainnya, dan Islam juga meninggikan derajat orang yang berilmu dibanding yang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. yang artinya “Umamah Al-Bahili berkata bahwasannya Rasulullah saw. bersabda “Kelebihan orang alim ulama atas ahli ibadah seperti kelebihanku atas orang yang paling rendah di antara kamu. Kemudian Baginda besabda lagi Sesungguhnya para malaikat dan penduduk langit dan bumi hingga semut dalam lubangnya serta ikan bersalawat berdoa untuk orang-orang yang mengejar kebaikan kepada manusia” HR. Imam Tirmidzi. Selain itu biasanya Orang tidak memiliki banyak waktu untuk mengajarkan berbagai macam ilmu kepada anaknya, maka dari itu peran guru adalah mengajarkan berbagai macam ilmu. Setelah hormat dan ta’at kepada orang tua, setiap muslim wajib hormat dan menghargai gurunya, karena gurunya merupakan orang yang perannya sangat penting dalam mendidik kita. Oleh karena itu, sudah seharusnya seorang siswa menghargai dan menghormati gurunya 20. sebutkan hikmah beradab kepada orang tua dan guru dpt menentukan masa depan Orang tua sesunguhnya tidak bebas berbuat apa saja kepada anak-anaknya. Ada adab atau etika tertentu yang harus diperhatikan para orang tua sehubungan adanya kewajiban anak-anak berbakti kepada mereka. Menurut Imam Al-Ghazali sebagaimana disebutkan dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Din Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 444 setidaknya ada lima 5 adab orang tua terhadap anak-anaknya sebagai berikut أداب الوالد مع أولاده يعينهم على بره، ولا يكلفهم من البر فوق طاقتهم، ولا يلح عليهم في وقت ضجرهم ولا يمنعهم من طاعة ربهم، ولا يمن عليهم بتربيتهم. Artinya “Adab orang tua terhadap anak, yakni membantu mereka berbuat baik kepada orang tua; tidak memaksa mereka berbuat kebaikan melebihi batas kemampuannya; tidak memaksakan kehendak kepada mereka di saat susah; tidak menghalangi mereka berbuat taat kepada Allah SWT; tidak membuat mereka sengsara disebabkan pendidikan yang salah.” Baca juga Anak Wajib Menafkahi Orang TuaDari kutipan di atas dapat diuraikan kelima adab orang tua kepada anak-anaknya sebagai berikutPertama, membantu anak-anak bersikap baik kepadanya. Sikap anak kepada orang tua sangat dipengaruhi sikap orang tua kepada mereka. Jika orang tua sayang kepada anak-anak, mereka tentu akan membalas dengan kebaikan yang sama. Tidak mungkin anak-anak bersikap baik kepada orang tua, jika mereka diperlakukan semena-mena. Oleh karena itu ketika orang tua bersikap baik kepada anak-anaknya, sesungguhnya orang tua telah mendidik dan membantu anak-anaknya menjadi anak yang baik pula. Kedua, tidak memaksa anak-anak berbuat baik melebihi batas kemampuannya. Orang tua perlu memahami psikologi perkembangan agar anak-anak dapat menjalani kehidupannya sesuai dengan fase-fase perkembangannya. Tidak bijak apabila anak-anak yang masih duduk di bangku TK sudah diperintahkan berpuasa sehari penuh selama Ramadhan. Mereka memang perlu dilatih berpuasa tetapi tidak boleh seberat itu. Demikian pula tidak bijak apa bila orang tua memaksakan kehendaknya agar mereka selalu menduduki ranking 1 di kelasnya, misalnya, sementara kemampuannya kurang mendukung. Ketiga, tidak memaksa anak-anak saat susah. Sebagaimana orang dewasa, anak-anak juga bisa merasakan susah, misalnya karena kehilangan sesuatu yang menjadi kesayangannya seperti binatang kesayangan atau lainnya. Pada saat seperti ini orang tua sebaiknya dapat memahmi psikologi anak dengan tidak menambahi bebannya. Misalnya, orang tua melakukan perintah-perintah yang banyak dan berat sehingga menambah beban anak. Justru sebaiknya orang dapat menghibur dan membesarkan hati anaknya bahwa Allah akan mengganti apa yang hilang dari anak itu dengan sesuatu yang lebih baik. Keempat, tidak menghalangi anak-anak untuk berbuat taat kepada Allah SWT. Tidak sebaiknya orang tua menghalangi anak-anak ketika mereka bermaksud melakukan ketaatan kepada Allah SWT, misalnya, berlatih puasa sunnah Senin-Kamis. Tetapi memang orang tua perlu memberi arahan untuk tidak berpuasa dahulu, misalnya, ketika kondisi anak sedang sakit. Orang tua perlu menjelaskan bahwa beberapa orang diperbolehkan tidak berpuasa, misalnya orang-orang yang sedang sakit, atau seorang ibu yang sedang menyusui anaknya yang masih kecil. Untuk puasa Ramadhan memang harus diganti apabila ditinggalkan, edang puasa sunnah tidak harus diganti. Kelima, tidak membuat anak-anak sengsara disebabkan pendidikan yang salah. Adalah kewajiban orang tua mendidik anak dengan sebaik-baiknya sehingga anak memiliki ilmu yang cukup dan ketrampilan-ketrampilan yang diperlukan. Apabila orang tua tidak cukup membekali anak dengan ilmu dan ketrampilan yang diperlukan dan malahan memanjakannya, maka hal ini bisa menyengsarakan anak di kemudian hari. Anak bisa bodoh dan tidak mandiri dalam banyak hal sehingga tidak bisa menolong dirinya sendiri apalagi orang lain. Keadaan seperti ini akan membuat anak sengsara dalam hidupnya. Singkatnya kelima hal di atas, yakni mengkondisikan anak sanggup dan mampu berbuat baik kepada orang tua, menghargai prestasi anak dalam meraih hal yang baik sesuai batas kemampuannya, mengerti perasaan anak ketika mereka sedang susah, mendukung anak untuk berbuat ketaatan kepada Allah SWT, dan membuat anak mampu hidup bahagia dengan pendidikan yang benar, merupakan adab atau etika minimal yang perlu dilakukan setiap orang tua kepada anak-anaknya. Demikianlah Imam Al-Ghazali memberikan resep kepada kita untuk menjadi orang tua yang baik. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama UNU Surakarta 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID AeCDNzDgrWXfevKa0jC5k0cCKX9TJSqJub3AQs-xECxg73hlocP5Qg==