YouAre My Sunshine. You are my daylight. You send shading to my dim. When I’m in tears. You clear my awfulness out. You make me cheerful when times are down. You turn my reality upside and around. You get my tears in your grasp. When I’m in fear you get it.
PuisiTentang Hujan Romantis ~ Sajak Twitter. 1. Menanti Jawaban ~ Sajak Twitter. Hujan rintik basahi hari. Sejuk terasa hingga merasuk. Tak kuasa menahan dinginnya rindu. Diatas langkah kaki, lelah menanti. Ku bertahan karena sebuah harapan. Walau terkadang terasa begitu usang.
Sebuahruang bait suci atap besar yang berat datang kupu-kupu musim semi Paul Claudel akan berbicara tentang puisi "seruan" setelah perjalanannya sebagai diplomat ke Jepang. Hero-Limit - 2--3 • Dominique Chipot, Semua tentang haikus, Aléas, Lyon - 2-843011574 • Kolektif: Dari satu langit ke langit lain / Dari satu langit
KumpulanPuisi Kehidupan Hingga 2016 Puisi tentang kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi, hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan, kenapa tidak rehat
Puisi3 Bait Kali ini kami akan menyediakan kumpulan 3 Bait Puisi pendek untuk Anda semua sebagai ucapan kalimat yang bermakna dengan pilihan ayat di bawah ini. 9 puisi tentang lingkungan hidup 2 3 4 bait pergi ke pantai liburan Puisi adalah ungkapan hati tentang kehidupan dengan kebijakan bersipat memotivasi terkadang membuat baper kangen
Danbeberapa karya Sapardi Djoko Damono antara lain, Duka-Mu Abadi (1969), Mata Pisau (1974), Perahu Kertas (1983), Sihir Hujan (1984), Hujan Bulan Juni (1994), Arloji (1998), Ayat-ayat Api (2000), Mata Jendela (2000), dan masih banyak lagi. Tentu banyak puisi karya Sapardi Djoko Damono ini mempunyai tempat tersendiri di hati para penggemarnya.
Disimaksaja berikut ini deretan bait bait puisi hujan 2 bait dan puisi tentang hujan 3 bait dibawah ini. PUISI MASIH TENTANG HUJAN Oleh. R. Galih Wijayanti. Masih tentang hujan semalam Yang tiap tetes airnya Membasahi dinding kalbu Entah mengapa hujan jadi
puisitentang lingkungan sekolah 3 bait contoh pantun pantun kado untuk ibu guru sd puisi semangat sekolah contoh puisi tentang cita cita pantun orang tua “Hujan dan gebetan itu mirip. Ada yang memuji suka, tetapi hanya memandangnya dari tempat duduk yang hangat, berkata-kata romantis tanpa pernah mau bersinggungan.
aHld.
puisi adalah bentuk sastra yang menggunakan bahasa dan rima untuk menyampaikan perasaan, pemikiran, atau pandangan penulis. Puisi pendek biasanya memiliki jumlah baris dan bait yang lebih sedikit dibandingkan puisi lain dan dapat dengan mudah diingat dan dipahami. Puisi pendek seringkali memiliki isi yang padat dan mengejutkan, dan bertujuan untuk memberikan impresi atau membuat pembaca Nyanyian AlamMatahari terbit di timur,Menyinari hari baru yang semangat baru, mari kita bertiup lembut,Meniupkan kebahagiaan yang kita terima dengan tangan bersinar terang,Menyinari malam yang kita merenung dan berpikir dalam HujanTurun hujan dengan derasnya,Menyirami bumi yang hati yang yang rindang bergoyang,Menari-nari dalam ritme keindahan alam yang hujan membisikkan,Menceritakan kisah dari pesan kepada Hujan TurunlahHujan turun, turun, turun,Menari-nari di atas kelembapan alam,Menyegarkan hati dan hujan, turunlah terus,Menyirami tanaman dan kehidupan baru,Menghadirkan kebahagiaan bagi berjoget bersama hujan,Menari-nari dengan riang suasana alam yang indah,Menyegarkan pikiran dan hujan, turunlah terus,Menjaga keindahan alam semangat hidup yang baru,Menghadirkan kebahagiaan bagi Puisi Sawah IndahSawah hijau, sawah rindang,Menghadirkan kebahagiaan,Daun-daun hijau, padi tumbuh,Menunjukkan berenang, burung berkicau,Menambah keindahan pemandangan,Petani bekerja, tanah subur,Menghasilkan hasil adalah harapan, sawah adalah nyawa,Menyediakan makan bagi rakyat,Sawah indah, sawah subur,Menjadi sumber beberapa contoh puisi pendek. Semoga bermanfaat untuk kamu semua.
Daun-daun sangatlah rindang Dengan warna yang begitu hijau Sungguh sedap saat dipandang Rumah bagi burung berkicau Hutanku adalah kekayaan Pelindung bagi kehidupan Tempat margasatwa fauna Tumbuh dengan bergembira . . Oleh kieta Rani Maharani Puisi hutan merupakan puisi yang membicarakan tentang hutan dan berbagai hal berkaitan dengannya. Nusantara memiliki hutan. Memberikan berbagai kebaikan. Hutan merupakan paru-paru dunia. Darinya terserap karbondioksida. Sekaligus memberikan oksigen bagi hewan dan manusia. Fungsi hutan juga untuk menghindari bencana. Ketika hutan mulai gundul, maka banyak bencana yang menerpa. Banjir maupun kekeringan bisa terjadi karena hutan tidak terawat. Manusia menebang hutan demi keuntungan yang sebentar. Setelah itu mereka menanggung kerugian. Oleh karena itu kita harus melestarikan hutan. Jangan merusaknya. Dan yang lebih baik lagi adalah penghijauan. Penghijauan merupakan cara agar bumi yang rusak kembali menjadi indah. Kerusakan hutan bisa disebabkan juga karena kebakaran. Baik yang disengaja maupun yang tidak. Indonesia mengalami kebakaran hutan hampir setiap tahun. Kabut asap menjadi bencana yang lain. Kumpulan puisi tentang hutan ini merupakan bagian dari puisi tentang alam. Di bawah ini merupakan puisi tentang hutan terdiri dari 1 bait. Bisa juga disatukan menjadi beberapa bait. Perhatikan dengan seksama. Daun-daun gugur jatuh diterpa angin yang lalu Melayang di atas bumi Bersatu dengan akar-akar Hutan adalah rumah indah Bagi berbagai tumbuhan Di sanalah mereka tumbuh Lalu memberikan kesegaran Luas terbentang hutan Nusantara Menghijaukan wajah bumi Mengirimkan kesegaran udara Semoga hutanku tetap lestari Puisi Hutan 2 Bait Setelah membuat puisi tentang hutan yang terdiri dari 1 bait, sekarang membuat puisi 2 bait. Perhatikan setiap puisi di bawah ini. Ratapan Hutan Ranting-rantingku patah Daun-daunku meranggas Batang-batangku tumbang Hancur oleh para penebang Hewan-hewan berlarian Sungguh mereka ketakutan Rumahnya luluh lantak Dilanda oleh keserakahan Kicau Burung Di Rimba Kicau burung di rimba raya Terdengar setiap pagi Sungguh alam terasa sentosa Saat surya berseri-seri Mereka terbang bebas Dari dahan ke dahan lain Masuk di antara pepohonan Meramaikan hutan dengan kicauan Hutanku Tak Ada Lagi Hutan yang rindang tak ada lagi Sungai yang mengalir kini kering Kicauan burung semakin habis Hutangku kini tak berseri Jangan lagi engkau merusak Hingga gundul hutan rimba Bencana akan datang kelak Bila hutan ditebang semua. Puisi Hutanku Menangis Puisi tentang hutan di bawah ini merupakan puisi kesedihan. Penyebabnya adalah karena hutan semakin rusak. Dahulu hutan begitu luas. Sekarang hampir meranggas. Pohon-pohon besar berusia ratusan tahun, kini telah hilang. Selain itu kebakaran pun sering melanda. Atau bahkan masing-masing pemotong, menjadikan hutan semakin hilang. Mengapa Kau Tebangi Aku Mengapa engkau menebangiku Padahal aku melindungimu Memberimu udara segar Mencegah banjir melanda Apakah engkau tak mengerti Hanya sekedar berterima kasih Menjagaku agar tetap lestari Bukan membuatku menangis begini Hutanku Menangis Rantingku sudah patah semua Tubuhku telah lapuk Dimakan oleh usia Tapi bukan itu sedih Aku menangis karena tangan manusia Menggergaji ku semena-mena Membakar ku dimana saja Mengundang alam menjadi murka Tindakan mereka kasihan Pada diri mereka sendiri Jika tiba banjir bandang Barulah mereka menyesal Puisi Hutanku Terbakar Kebakaran hutan sering terjadi. Terutama di musim kemarau. Banyak orang yang membakar. Sehingga asap di mana-mana. Pemandangan berkabut. Sulit sekali untuk melihat. Engkau membakar hutan engkau memiliki perasaan Bagaimana dengan burung-burung Yang kehilangan sarangnya Engkau tak memikirkan Rusa rusa yang lari kepanasan Margasatwa bergelimpangan Tak memiliki daya kemampuan Semua itu karena ulah manusia Yang hatinya penuh dengan serakah Menghancurkan makhluk di bumi Demi keuntungan diri sendiri Kabut Asap Siapa lagi yang membakar Rimba raya Nusantara Tidakkah mereka memiliki akal Perbuatannya begitu durjana Menghirup udara begitu sesak Diliputi oleh kabut dan asap Hutan-hutan pun makin rusak Kehidupan ini tak lagi sehat Indonesia Berkabut Indonesia ini berkabut Oleh asap yang begitu bau Disebabkan kebakaran di hutan Yang dilakukan oleh sebagian insan Hutankupun menangis sedih Mengapa Nusantara jadi begini Membuang sembarangan kuntum api Merusak tatanan kehidupan ini Terbakar Paru-Paru Dunia Terbakarlah paru-paru dunia Digerogoti api menyala - nyala Daun-daun kering kerontang Pohon-pohon menjadi tumbang Alangkah sedih hati ini Melihat hutan terasa perih Mengapa Indonesia jadi begini Hutan hangus oleh api Mengapa orang membakar hutan Akibatnya tidak dipikirkan Pohon hewan bergelimpangan Dalam sedih menemui kematian Puisi Tentang Hutan Gundul Kerusakan alam salah satunya adalah hutan gundul. Karena hutan ditebang. Sebagiannya dijadikan kebun. Ada pula yang dirusak karena pertambangan. Hutan yang gundul sangat berbahaya. Karena bila hujan tiba datang banjir. Jika kemarau mengakibatkan kekeringan. Pohon-pohon yang hilang tak bisa menyimpan air. Itulah sebabnya datang bencana. Di bawah ini merupakan kumpulan puisi tentang hutan yang gundul. Puisi tentang hutan gundul Hutan yang rindang kini gersang Udara yang segar kini panas Pemandangan hijau kini hilang Tanah kering dan kerontang Burung-burung telah mati Rusa cantik telah tiada Rumah mereka dihancurkan Oleh tangan-tangan tak berperasaan Hutanku kini telah berganti Menjadi sesuatu menjulang tinggi Udara tetap bersih lagi Pemandangan tak lagi asri. Tak Seindah Dulu Hutan… Kata-kata Indah dahulu Ketika rindang dahan-dahan Tempat bermain si rusak cantik Juga burung yang berkicau Kini tak kulihat lagi Pemandangan yang begitu hijau Aku cium lagi Aroma khas dari pepohonan Manusia telah merusak hutan Membabat habis-habisnya Hingga tak tersisa lagi bekas Ketika hujan turun Mereka mengeluh tentang banjir Ketika kemarau tiba Mereka mengeluh tentang kekeringan Ketahuilah wahai manusia Jika hutan telah tiada Engkau akan menerima bencana Kekeringan dan kebanjiran Akan selalu menimpa Hutanku Hutanku Merindukanmu yang dahulu Yang hijau juga indah Sekarang engkau telah rusak Oleh ulah manusia Batang pohon ditebang Kini hutanku terlihat gersang Hutanku Yang Hilang Berapa luas menghampar Menghasilkan udara segar Tempat bagi kehidupan Margasatwa berkeliaran Di sanalah burung berkicauan Margasatwa menikmati kehidupan Berapa banyak ketakjuban Yang terkumpul di dalam hutan Namun.. Mesin mesin dihidupkan Alat berat di datangkan Dan hutan pun dihancurkan Di mana tempat bernaung Bagi hewan yang lemah Segalanya tampak gersang Hutan yang cantik telah hilang Hutan Hutan… Hijau dan menyegarkan Oksigen dia berikan Untuk hewan maupun insan Betapa sedih… Ini hutan tak lagi lestari Udara sejuk ini panas Tebak pohon telah meranggas Batang-batang digergaji Bergelimpangan amat Pedih Lalu dibakar dengan api Hutan pun hilang kini Puisi Penghijaun Hutan Yang rusak bisa diperbaiki. Begitu pula dengan hutan. Hutan merupakan sumber daya alam yang bisa diperbaharui. Kerusakan hutan bisa diperbaiki dengan reboisasi. Meskipun sangat lama, reboisasi penting kelas kehidupan manusia. Setelah kita membuat puisi tentang kebakaran hutan, hutan yang gundul, kerusakan alam, Sekarang saatnya untuk membuat puisi penghijauan. Saat kulihat hutan Yang sedikit mulai tergusur Suaranya dari alam Terdengar mendesir Pohon-pohon mulai berseru Agar kita turun kepadanya Menanam kembali yang telah ditebang Agar hijau seluruh hutan Penghijauan Ada tangan tak dikenal Yang merusak mencemarkan alam Menebang pohon-pohon di hutan Tanpa iba atau kasihan Kini terlihat sudah Bumi tak lagi asri Bencana pun datang melanda Menimpa makhluk yang tak berdosa Sadarlah wahai teman Mari kita menanam Lakukan program penghijauan Agar rupawan wajah sang alam